UAS MANAJEMEN PEPMASARAN

 Strategi yang dilakukan perusahaan  dalam memasarkan produk Beras Merah Organik  agar mencapai target omzet sebesar Rp. 1.000.000.000 di bulan Januari 2021.

STP (Segmentasi, Targeting dan Positioning) Produk Beras Merah Organik

a.    Segmentasi

Segmentasi adalah pemetaan pembeli atau konsumen yang memiliki beberapa karakteristik, daya beli, dan kebutuhan yang diperlukan. Berdasarkan karakteristik konsumen, yaitu:

-       Jenis kelamin produk tersebut baik digunakan Laki-laki maupun perempuan

-       Usia yang bisa mengkonsumsi mulai dari 17-65 tahun

- konsumsi ini bisa di konsumsi yang mempunyai pendapatan menengah ke atas

Berdasarkan personal karakterisitk, maka beras organik akan dipasarkan kepada orang atau komunitas yang memiliki kesadaran terhadap kesehatan, atau kalangan yang memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan, biasanya orang-orang tersebut merupakan orang-orang yang secara ekonomi memiliki daya beli yang lebih (menengah-atas).

b.    Targeting

Sasaran pasar yang dapat digunakan adalah konsumen pada produk beras merah lebih terfokuskan pada konsumen yang memliki pendapatan menengah ke atas baik laki-laki maupun perempuan.

c.     Positioning

Posisi pasar adalah ciri yang dimiliki suatu produk atau jasa yang dihasilkan perusahaan untuk memberikan persepsi yang beda pada konsumen nantinya. Contohnya : citra unik yang dimiliki beras merah organic yaitu salah satu nya dilihat dari segi nama merupakan beras tanpa adanya bahan kimia baik dalam saprodi sampai pada kegiatan hilirnya. Perusahaan atau produsen berusaha lebih dekat dengan konsumen dengan melakukan interaksi pasar misal sosialisasi produk organik di komunitas pecinta pangan organik dan sosialisasi kesehatan dan lain sebagainya. Selain itu, pemasaran akan dilakukan secara luas tidak hanya didalam negeri saja.

2. Bauran Pemasaran

a.    Produk

Beras Merah Organik dengan tekstur yang lembut, pulen dan enak.

b.    Tempat

Pemilihan untuk tempat harus strategis serta dekat dengan konsumen. Namun, pemasaran juga akan dilakukan secara online.

c.     Harga

Harga yang ditawarkan akan menyesuaikan harga pasar persaingan sempurna. Karena produk yang ditawarkan dapat dilakukan oleh produsen lain.

d.    Promosi

Promosi yang dilakukan dengan memanfaatkan platform penjualan atau e-commerce dengan menawarkan berbagai macam diskon sesuai dengan ukuran produk.

3. Poster



4. ANALISIS DAYA SAING BERAS MERAH ORGANIK DI PASAR ASEAN.

        Daya saing beras merah organik dioasar ASEAN tidak terlalu tinggi, dikalangan ASEAN yang paling dominan adalah beras organik. Berdasarkan data tahun 2011 di ASEAn banyak yang melakukan ekspor beras ke berbagai negara. Namun meskipun banyak kegiatan ekspor target pasar dan tipe beras yang di ekspor berbeda. Hal ini bisa dilihat ketika Thailand melakukan ekspor beras dengan jenis beras yang telah digiling (40%), beras setengah masak 30% , beras aromatik 22%, beras merah 2% , beras ketan 2% dan beras pecah 2%. Dilihat dari data ekspor beras Thailand, jenis ekspor yg dikeluarkan oleh Thailand terutama pada beras merah sangat minim yaitu 2%. Hal ini berpeluang bagi Indonesia untuk menyaingi atau mengambil pangsa pasarnya. Indonesia yang lahannnya berpotensi untuk ditanami beras merah akan membandingkan antara kualitas beras merah impor dengan kualitas beras merah lokal. Berikut strategi yang perlu dipakai:

1. Perusahaan melakukan impor beras merah dengan tujuan mengetahui perbedaan dan kualitas beras merah antara Indonesia dan luar negeri

2. Membuat 2 brand nama/merk berbeda antara beras merah loka dan impor

3. Menganalisis kepuasan konsumen anayar 2 jenis beras merah lokal dan impor, sehingga kety diketahui bisa dimanfaatkan peluang yang ada sebagai fokus sasaran pasar di Indonesia.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

i dan peluang Ekspor

Bauran Pemasaran ( Harga )